MTs Al Islam Sumurrejo Melakukan Pembagian Kelas Baru
MTs Al Islam Sumurrejo - Tahun Ajaran baru 2025/2026 akan dimulai tanggal 14 Juli 2025.
Sembilan Pembiasaan Di MTs Al Islam Sumurrejo
Dalam proses belajar mengajar untuk mengarahkan peserta didik menjadi pribadi yang berakhlakul karimah
MTs Al Islam Sumurrejo Mempersiapkan Diri Menyambut Tahun Pelajaran Baru 2025/2026
MTs Al Islam Sumurrejo mengawali tahun ajaran baru 2025/2026 dengan menggelar kegiatan Rapat koordinasi Awal Tahun, Selasa (8/7)
Program Pembiasaan Jumat Sehat di MAIS
Program baru di MTs Al Islam Sumurrejo yang bertujuan untuk mendorong siswa dan tenaga pendidik agar lebih peduli terhadap kesehatan tubuh dan pikiran.
Pengumuman Kelulusan Peserta Didik MTs Al Islam Sumurrejo Tahun Pelajaran 2024/2025
MTs Al-Islam Sumurrejo - Pengumuman Kelulusan Peserta Didik Kelas 9 MTs Al Islam Sumurejo Tahun Pelaran 2024/2025 dilakukan secara langsung.
Thursday, July 30, 2026
JUMAT BERSIH : KERJABAKTI MENYAMBUT HUT RI KE 81
Wednesday, July 29, 2026
Pengisian Survey Lingkungan Belajar 2026
MTs Al Islam Sumurrejo melakukan pengisisan Survey Lingkungan Belajar dari Kemendikdasmen tahun 2026. Acara dimulai dengan rapat koordinasi persiapan KBM bulan Agustus 2026. Dalam rapat yang dilakukan di luar madrasah ini kepala madrasah menekankan terkait persiapan HUT RI 81 di madrasah dan pengisian Sulingjar 2026 dan juga evaluasi KBM di awal tahun ajaran.
Adapun saat pengisisan sulingjar dibagi menjadi dua yaitu untuk kepala madrasah dan untuk guru. untuk guiru jumlah instrumen yang harus dijawab ada rentang 51- 54 tergantung paket yang didapat. sedangkan khusus untuk kepala madrasah wajib menjawab 105 instrumen yang ada dalam aplikasi. Adapun hasilnya MTs Al Islam Sumurrejo berhasil mengisi sampai 100%
Thursday, July 16, 2026
JUMAT BERBUDAYA : MENGENAL BUDAYA LOKAL LEWAT PERMAINAN GOBAK SODOR
Budaya lokal adalah warisan budaya yang dimiliki oleh suatu
masyarakat atau kelompok di suatu wilayah tertentu. Budaya lokal mencakup
berbagai aspek kehidupan, seperti bahasa, adat istiadat, seni, musik, tarian,
arsitektur, dan kepercayaan. Mengenal budaya lokal sangat penting karena dapat
membantu memahami identitas suatu masyarakat, serta melestarikan dan mempromosikan
kekayaan budaya yang dimiliki.
Salah satu aspek penting dari budaya lokal adalah permainan
tradisional. Gobak Sodor adalah permainan tradisional yang dimainkan dengan
berkelompok. Terdiri dari dua suku kata yakni, 'gobak' berarti bergerak dan
'sodor yang artinya 'tombak'.
Di beberapa daerah, permainan ini punya nama yang
berbeda-beda. Misalnya, di Riau gobak sodor dikenal galah panjang. Sementara di
Jawa Barat disebutnya galah asin.
Meskipun punya sebutan yang berbeda, namun permainan gobak
sodor punya aturan main yang hampir sama. Sebelum mengetahui cara bermainnya,
kita kulik dulu yuk sejarah singkat permainan ini.
Sejarah Gobak Sodor
Ternyata permainan gobak sodor bukan asli dari Indonesia.
Dirangkum dari buku Etnofisika dalam Seri Permainan Tradisional oleh Neng
Nenden Mulyaningsih, dkk, dalam sejumlah literatur Belanda disebut bahwa kata
gobak sodor diambil dari kata 'go back through the dor' yang artinya menembus
pintu.
Menjadi gobak sodor, karena hasil penyebutan dari Indonesia
yang sulit untuk mengucap kata dalam bahasa asing. Selain itu, permainan ini
juga tercatat dalam buku kamus Jawa (Baoesastra) yang ditulis oleh WJS
Poerwadarminto yang dipublikasikan JB Wolters Uitgevers Maatschappij NV
Groningen di Batavia pada 1939
Pada zaman dahulu, sejarah gobak sodor bermula dari para
prajurit Indonesia yang memainkan permainan ini. Mereka memainkan gobak sodor
untuk jadi salah satu latihan kemampuan perang. Hanya saja tombak yang
digunakan adalah tombak berujung tumpul.
Prajurit yang dulu menyebutnya dengan sodoran (tombak
berujung tumpul). Sejak saat itu, permainan ini kemudian menjadi populer dengan
nama gobak sodor.
Nilai-nilai yang
Terkandung dalam Permainan Gobak Sodor
Berikut adalah beberapa nilai yang terkandung permainan
gobak sodor, di antaranya:
Nilai pengaturan strategi
Nilai kerjasama
Nilai kejujuran
Nilai sportivitas
Nilai kepemimpinan
Sunday, July 12, 2026
MATAMUDA MTs AL ISLAM SUMURREJO
MTs Al Islam Sumurrejo
mengadakan Masa Taarif Murid Madrasah diseingkat menjadi MATAMUDA. Momentum
pelaksanaan MATAMUDA di MTs Al Islam Sumurrejo dimanfaatkan seoptimal mungkin
untuk membekali murid dengan pemahaman yang baik dalam menciptakan suasana
madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. MATAMUDA menciptakan lingkungan
madrasah yang ramah anak tidak hanya berada di tangan kepala madrasah dan guru,
tetapi melibatkan seluruh warga madrasah, termasuk para murid. kegiatan perlu
dikemas lebih kreatif melalui permainan edukatif, praktik, dan aktivitas
pengembangan bakat agar memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi murid
baru. "MATAMUDA bukan sekadar orientasi pengenalan lingkungan, tetapi
menjadi sarana membantu murid beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal
guru, teman, budaya, dan nilai-nilai yang hidup di madrasah





