Ziarah bagi murid MTs Al Islam Sumurrejo adalah kegiatan
kunjungan ke makam tokoh agama, ulama, atau tempat ziarah rohani yang bertujuan
untuk memperkuat nilai spiritual dan pendidikan karakter
Tujuan Kegiatan
• Mengenal
Sejarah: Para murid MTs Al Islam Sumurrejo mempelajari jasa dan sejarah
perjuangan para tokoh atau ulama dalam menyebarkan ajaran agama.
• Pembinaan
Spiritual: Melembutkan hati serta mengingatkan murid MTs Al Islam Sumurrejo
pada kehidupan akhirat dan kematian.
• Penguatan
Karakter: Menumbuhkan sikap tawadhu (rendah hati), rasa hormat kepada
pendahulu, kesabaran, dan keikhlasan kepada Murid MTs Al Islam Sumurrejo.
• Mempererat
Kebersamaan: Membangun solidaritas dan kebersamaan di antara para siswa, guru,
serta staf sekolah
Adab dan Tata Cara
• Menjaga
Sikap: Berperilaku sopan, tenang, dan tidak berbicara terlalu keras di area
makam.
• Berdoa
dengan Khidmat: Membaca salam kepada ahli kubur, lalu melanjutkannya dengan doa
atau tahlil yang dipimpin oleh guru pendamping.
• Menghindari
Perilaku Tercela: Tidak duduk atau berjalan di atas pusara makam
Syekh Hasan Munadi adalah seorang ulama besar dan penyebar
agama Islam pada abad ke-15 yang makamnya menjadi pusat wisata religi di Desa
Nyatnyono, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang
Profil Singkat
• Masa
Hidup: Hidup sekitar tahun 1400-an Masehi dan sezaman dengan Raden Patah serta
Sunan Kalijaga pada masa Kesultanan Demak Bintoro.
• Peran:
Selain sebagai penyebar agama, beliau juga pernah menjadi tumenggung atau
pemimpin tentara Kerajaan Demak yang pemberani dan bijaksana.
• Keluarga:
Memiliki seorang putra bernama Hasan Dipuro yang juga seorang pendakwah dan
dimakamkan di kompleks yang sama
• Masjid
Subulussalam: Masjid peninggalan beliau yang terletak tidak jauh dari makam
dengan corak arsitektur khas peninggalan masa Majapahit






0 comments:
Post a Comment